PENTINGNYA LISENSI PADA SOFTWARE, KEUNTUNGAN DAN JENIS-JENISNYA

Lisensi terhadap software sendiri merupakan perlindungan izin berasal dari pemilik dagang atau merk kepada pihak lain bersama dengan suatu perjanjian dan syarat tertentu. Lisensi terhadap software house jakarta terlalu untungkan bagi programmer atau pengembang software dikarenakan menjamin keamanan berasal dari suatu software.

Mendengar kata lisensi, pasti Anda langsung mengaitkannya bersama dengan hak atau izin atas suatu hal hal. Bahkan kala ini sebuah software terhitung mesti mempunyai lisensi untuk menjamin para programmer terhindar berasal dari pembajakan.

Hal ini dapat dukungan bersama dengan adanya ketentuan hukum yang berlaku terlebih di Indonesia yang diatur dalam hukum hak kekayaan intelektual/ HAKI. Software komputer di era digital layaknya saat ini ini sebenarnya mesti dianggap bukan perihal yang remeh lagi, melainkan aset punya nilai yang punya nilai dalam perusahaan. Dengan adanya lisensi terhadap software, kini para pengembang tak mesti mulai risau kembali bila tersedia pihak-pihak tertentu yang coba menyalahgunakan.

Lisensi terhadap software sendiri merupakan perlindungan izin berasal dari pemilik dagang atau merk kepada pihak lain bersama dengan suatu perjanjian dan syarat tertentu.

Di Indonesia sendiri, lisensi diatur dalam Undang-undang No.19 tahun 2002 tentang hak cipta adalah izin yang diberikan oleh pemegang hak cipta atau pemegang hak perihal kepada pihak lain untuk menginformasikan atau memperbanyak produk hak terkaitnya bersama dengan kriteria tertentu. Perlu Anda tahu bahwa lisensi terhadap software terdiri berasal dari banyak tipe dan terhitung manfaat. Lebih lanjut tentang lisensi terhadap software dapat disimak lewat artikel berikut ini.

 

Awal Mula Lisensi terhadap Software

Pada awalnya software atau perangkat lunak tidak masuk kedalam kategori hak cipta kekayaan intelektual yang dilindungi undang-undang. Sebelum tahun 80-an software dianggap tidak mempunyai ciri-ciri sebuah karya seni atau karya tulis terlebih software tidak mempunyai wujud yang berwujud, sedang suatu karya baru dianggap mempunyai hak cipta kecuali ketiga unsur berikut terpenuhi.

Baru terhadap akhir tahun 1980-an terlihat respon keras berasal dari pemerintah Amerika dan perusahaan perangkat lunak untuk memasukkan software ke dalam perlindungan hak cipta.

Tak sia-sia, usaha berikut menghasilkan hasil. Di Indonesia pun pemerintah selanjutnya mengakibatkan amandemen undang-undang hak cipta bersama dengan menggolongkan komputer kedalam kategori karya tulis, tercantum dalam Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta.

Dengan demikian, para programmer mempunyai hak dan dapat menuntut bila tersedia pengguna software yang mengklaim atau melanggar ketentuan. Secara tertentu ketentuan berikut diatur dalam undang-undang Hak Kekayaan Intelektual atau HAKI. Di dalam undang-undang berikut termasuk berbagai perihal perlindungan layaknya hak cipta, hak paten, rahasia dagang dan merk.

 

Jenis-jenis Lisensi terhadap Software

Selanjutnya Anda terhitung mesti tahu berbagai tipe lisensi software yang ada. Berikut adalah beberapa tipe lisensi terhadap software yang cukup kondang :

 

Lisensi Commercial

Lisensi commercial adalah lisensi suatu software yang dibikin bersama dengan target komersial. Untuk dapat menggunakan software bersama dengan lisensi berikut anda terlebih dahulu mesti mengantongi izin berasal dari pemilik hak cipta software atau melakukan transaksi pembelian bersama dengan pemiliknya. Contoh berasal dari lisensi commercial telah tak asing kembali bagi Anda semua. Ya siapa yang tidak tahu bersama dengan sistem operasi Windows berasal dari Microsoft, software ini ternyata masuk dalam daftar software berlisensi commercial.

 

Lisensi Non-commercial

Kebalikan berasal dari commercial, ternyata tersedia terhitung lisensi software yang sifatnya non commercial. Software tipe ini murni tidak melacak laba. Biasanya software bersama dengan lisensi non-commercial dipakai terhadap software service umum layaknya bila di tempat tinggal sakit, sekolah atau yayasan.

 

Lisensi Trial

Software bersama dengan lisensi trial bermakna Anda diperbolehkan untuk menggunakannya secara bebas bersama dengan jangka kala tertentu. Software tipe ini sifatnya uji cobalah atau bersifat demo yang dapat Anda dapatkan secara gratis. Untuk dapat nikmati software secara terus menerus Anda berkenan tidak berkenan mesti membelinya. Contoh berasal dari software bersama dengan lisensi trial adalah Avast Antivirus, Internet Download Manager dan AVG Tune Up.

 

Lisensi Open Source

Tentu tidak asing ya bersama dengan arti open source? Lisensi open source sendiri adalah keliru satu software yang banyak diminati banyak orang dikarenakan dapat bersama dengan bebas menggunakan sekaligus merubah dan menyebarluaskannya kembali secara cuma-cuma. Software open source diciptakan untuk keperluan umum. Contoh berasal dari software open source sendiri adalah Linux, Ubuntu dan notepad.

 

Lisensi Freeware

Software berlisensi freeware adalah software gratis yang dapat Anda menggunakan secara penuh fitur-fitur di dalamnya. Selain itu, bagian-bagaian plugin-nya pun terhitung dapat diperoleh secara cuma-cuma lewat web site resminya. Contoh software berlisensi freeware dapat Anda dapatkan terhadap browser layaknya Mozilla, Opera dan Google Chrome. Aplikasi chat layaknya Line dan Whatsapp terhitung terhitung dalam lisensi ini.

 

Apa Untungnya Lisensi terhadap Software?

Untuk orang awam sekaligus pengguna layaknya Anda barangkali tidak terlalu acuhkan bersama dengan keberadaan lisensi terhadap sebuah software. Namun, lisensi terhadap software terlalu untungkan bagi programmer atau pengembang software.

Kenapa dapat demikian? Dengan adanya sebuah lisensi, programmer atau pengembang mempunyai power dan hak milik atas hasil karyanya sendiri supaya tidak disalahgunakan orang lain demi mendapat keuntungan pribadi. Dengan kata lain, perihal ini terhitung menjamin keamanan berasal dari suatu software supaya Anda sebagai pengguna mesti belanja lisensi berikut untuk dapat menggunakannya.

Demikian informasi yang dapat Anda gali tentang lisensi terhadap software. Adanya lisensi terhadap software ini semata-mata untuk menjaga dan juga menjunjung hasil karya orang lain. Dengan diaturnya lisensi terhadap Undang-undang mengakibatkan baik pengembang software maupun programmer mulai diuntungkan dan tidak risau kembali bersama dengan aksi-aksi pembajakan yang ada.