Neraca Saldo : Manfaat dan Metode Pembuatannya

Didalam global usaha, neraca saldo atau yang dikenal bersama dengan trial balance didefinisikan sebagai transaksi keuangan yang berlangsung selama periode kala eksklusif. Neraca saldo memuat daftar transaksi yang sudah dicatat didalam buku besar.

Daftar transaksi yang tersedia itu, nanti kelanjutannya akan di masukkan dan di kelompokkan ke didalam kolom bersama judul “Saldo Debit” dan “Saldo Kredit”. Jumlah masing-masing berasal dari dua kolom itu haruslah serupa. Kecuali neraca neraca bukan seimbang, vital tersedia kesalahan antara entri jurnal dan neraca saldo.

Walaupun berguna untuk mengerti bersama cepat posisi keuangan sebuah corporate, neraca saldo bukanlah laporan keuangan  formal sebuah corporate. Neraca saldo semata-mata digunakan sebagai alat evaluasi didalam laporan internal.

Oleh sebab tersebut, apa pun ukuran usaha Kamu, Kamu kudu  mempelajari cara menyiapkan neraca saldo. Kamu akan  lebih enteng untuk mencari dan mengawasi pengeluaran dan pendapatan berasal dari tiap tiap rekening keuangan corporate, jika kesulitan kamu bisa menggunakan jasa audit .

Pentingnya Neraca Saldo
Bersama dengan memicu neraca saldo, sebagai wirausahawan yang memulai usaha, Kamu akan paham ke mana perginya uang yang di hasilkan, dan lantas kebijakan apa  yang akan di terapkan supaya pendapatan dan usaha kamu sehingga sanggup lebih meningkat.

Sayangnya, masih berlimpah  pelaku usaha bisnis yang lalai didalam membawa dampak neraca saldo. Oleh dikarenakan tersebut, penerimaan dan pengeluaran bukan terkontrol, supaya uang yang di hasilkan juga habis. Terhadap pada akhirnya, corporate yang beroperasi di bawah tekanan keuangan terpaksa akan jadi bangkrut.

Sebenarnya&Nbsp; para pengusaha barangkali bukannya bukan mau mengakibatkan neraca saldo, tapi bukan memahaminya bersama baik, agar kerap di abaikannya. Makanya lewat artikel ini, mencoba mengidamkan memberi tambahan berkaitan pentingnya neraca saldo bagi pengusaha dan cara membawa dampak neraca saldo yang sahih, berikut bersama contoh neraca saldo dan cara melaksanakan tes skala simple supaya siapa saja sanggup bersama gampang tahu dan mempraktekkannya, terutama untuk para pelaku usaha.

Lebih dari satu Istilah Didalam Sebabkan Neraca Saldo
Pembuatan neraca saldo merupakan  bagian berarti berasal dari daur akuntansi. Oleh gara-gara tersebut, tersedia Istilah-Istilah&Nbsp; akuntansi yang tentu mesti Kamu ingat dan pelajari lagi. Sadar istilah dasar  akuntansi ini akan menolong Kamu didalam proses penyusunan neraca saldo.

1.&Nbsp; &Nbsp; &Nbsp;Aset
Aset, umumnya di kenal sebagai aktiva, adalah seluruh barang berharga yang di memiliki oleh usaha. Terhadap umumnya di klasifikasikan jadi dua kategori, “Aktiva Lancar” dan “Aktiva Terus”.

Aset lancar adalah aset yang sanggup menghasilkan uang tunai di dalam pas satu tahunan. Misalnya, stok persediaan barang dan akun usaha perdagangan. Sedangkan aset terus adalah aset yang bisa digunakan berulang kali didalam jangka saat yang lama, layaknya gedung, kantor, atau peralatan produksi.

2.&Nbsp; &Nbsp; &Nbsp;Pendapatan
Layaknya namanya, pendapatan atau disebut juga penghasilan adalah hasil pendapatan penjualan barang atau jasa selama jangka sementara eksklusif. Pendapatan berasal dari suatu usaha juga mampu  berasal berasal dari investasi  orang lain untuk mengembangkan usaha Kamu, terhitung didalam hal ini royalti dan deviden.

&Nbsp;
3.&Nbsp; &Nbsp; &Nbsp;Biaya penjualan
Biaya penjualan adalah beban yang  di keluarkan oleh sebuah corporate sehubungan bersama dengan aktivitas penjualan dan pemasaran. Misalnya, gaji karyawan, biaya perjalanan, biaya iklan atau promosi, atau biaya sewa. Harga pokok penjualan jadi variabel didalam keuangan corporate yang biasanya meningkat sejalan bersama meningkatnya kesibukan penjualan.

4.&Nbsp; &Nbsp; &Nbsp;Beban Pengeluaran
Beban pengeluaran yang digunakan untuk menolong usaha mendapatkan barang atau jasa disebut beban. Akibatnya, beban di perhitungkan akan kurangi faedah ekonomi dikarenakan menimbulkan biaya pengeluaran. Contohnya terhitung pemanfaatan tarif  listrik, asuransi kebakaran untuk bangunan, atau garansi agunan product untuk konsumen.

5.&Nbsp; &Nbsp; &Nbsp;Penyusutan
Penyusutan, yang juga di kenal sebagai Depresiasi, adalah penurunan nilai  aset yang di punyai corporate. Misalnya layaknya gedung, furniture, laptop atau kendaraan aktif. Apalagi bersama pemakaian jangka panjang, lebih dari satu aset ini akan kehilangan nilainya bersamaan  bersama saat gara-gara aus rusak atau menurun bersamaan bertambahnya usia dan bukan ulang berfaedah.

Cara Sebabkan Neraca Saldo yang Sahih
Berikut ini adalah empat langkah dasar berkaitan cara memicu Neraca Saldo, dan contoh menyusunnya, di antaranya :

Catat seluruh transaksi keuangan didalam jurnal dan catat di dalam buku besar
Menyusun lembar kerja bersama membawa dampak tiga kolom yang memuat julukan akun, saldo debet dan saldo kredit;
Masukkan seluruh transaksi yang tersedia terhadap buku besar terhadap kolom yang disesuaikan
Periksa jumlah kolom Debit dan Kredit, dikarenakan hasil keduanya mesti serupa seimbang (Balance). Kecuali bukan seimbang, Kamu mesti menemukan masalahnya bersama memeriksanya lagi terhadap  daftar transaksi di buku besar.
Empat langkah ini lumayan terlihat enteng tidak? Kesannya bagaimana melaksanakan neraca saldo sekedar bersama dengan memindahkan transaksi di buku besar.

Tetapi, bagi seorang pengusaha yang baru mengenal pencatatan laporan keuangan, terkecuali bukan terima contoh neraca, pasti akan terlampau membingungkan. Oleh sebab tersebut, di bawah ini Kamu akan menemukan ilustrasi dan contoh berkaitan cara menyusun neraca.

 

Contoh Ilustrasi Kasus:

Monalisa adalah pakar media sosial. Dia memiliki bisnis layanan manajemen media sosial yang cukup berkembang pesat.

Pada tanggal 31 Desember 2021, Monalisa melakukan pemeriksaan transaksi pada buku besarnya. Monalisa merunut dan melacak semua transaksi harian yang di catat dalam buku besar tersebut. Buku besar ini adalah sumber data untuk membuat neraca saldo. Transaksi pada  usaha jasa  Monalisa selama Desember 2021 adalah sebagai berikut:

  1. Kas Tunai per 1 Desember 2021 sebesar Rp 3.500.000;
  2. Monalisa memiliki piutang per November 2021 sebesar Rp 5.000.000 karena tidak di bayar oleh perusahaan A sebagai pelanggan
  3. Pada tanggal 10 Desember 2021, Monalisa membeli laptop baru untuk menggantikan laptop lamanya yang rusak dengan harga Rp 5.300.000;
  4. Pada tanggal 1 Desember 2021, Monalisa memutuskan untuk mempekerjakan seorang karyawan dengan gaji bulanan Rp 2.000.000;
  5. Akumulasi penyusutan peralatan yang sudah di miliki  Monalisa adalah Rp. 400.000
  1. Monalisa mendapat tambahan modal dari penjualan saham senilai Rp 7.300.000;
  2. Monalisa  meminjam sejumlah Rp 3.500.000;
  3. Seorang pelanggan membayar jasa Monalisa sebesar Rp 5.000.000 dengan imbalan penghargaan sebesar Rp 300.000;
  4. Monalisa membayar Rp 100.000 untuk paket data modem.