Mari Pahami Tentang Analisis Ruang Lingkup Ekonomi Makro Dan Mikro

 

Ini Perbedaan Ekonomi Mikro dengan Makro

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa ekonomi terbagi menjadi dua kategori yakni ekonomi makro dan ekonomi mikro. Kedua jenis kategori ekonomi diatas sama – sama membahas tentang perihal ekonomi, tapi apakah yang menjadi pembeda antara kedua hal tersebut? Pada dasarnya ekonomi mikro membahas mengenai keputusan bisnis, sedangkan ekonomi makro membahas tentang keputusan negara terhadap kebijakan ekonomi.

Meskipun dua cabang ekonom tersebut memiliki pengertian yang berbeda tetapi sebenanrnya kedua hal tersebut saling berkaitan satu sama lain. Jika kebijakan antara ekonomi mikro dan makro tidak berimbang maka efeknya akan muncul di kedua jenis kegiatan ekonomi tersebut.

Pada dasarnya ekonomi sendiri muncul akibat adanya pilihan mengenai produksi serta kebutuhan akan barang maupun jasa. Jadi sebenarnya eknomi ini ialah ilmu yang mempelajari tentang cara mengoptimalkan kemampuan untuk menyalurkan sumberdaya yang dipunyai untuk mencapai suatu kepuasan tertentu.

Sedangkan menurut pengertian ekonomi makro merupakan ilmu yang mempelajari tentang aktivitas ekonomi secara keseluruhan. Sedangkan eknomi mikro merupakan ilmu yang mempelajari tentang aktivitas ekonomi di bagian internal saja. Jadi yang dibahas dalam ekonomi makro itu jauh lebih kompleks dibanding ekonomi mikro karena tidak hanya membahas kegiatan ekonomi saja tetapi menyeluruh sampai ke perilaku industri.

Jadi inti utama dalam ruang lingkup ekonomi mikro adalah untuk menentukan hal sebagai berikut :

  1. Menentukan jenis barang apa yang harus di produksi

Tentunya jenis barang yang di produksi di suatu perusahaan menjadi salah satu penggerak utama usaha tersebut dapat etrus berjalan. Oleh karena itu penentuan barang apa yang akan di produksi menjadi salah satu komponen penting dalam ruang lingkup ekonomi makro.

  1. Menentukan Cara Produksi yang paling Efektif

Dalam proses produksi tentunya diperlukan sejumlah biaya serta bahan baku selama proses pengerjaanya. Tentunya hal tersebut tidak luput dari biaya bahan baku serta biaya pengerjaan yang pastinya tidak murah. Oleh karena itu penting untuk menganalisa bagaimana proses produksi yang paling efektif untuk mengurangi cost yang mungkin lebih besar.

  1. Menentukan untuk siapa barang tersebut di produksi

Dalam tahapan ini produsen haruslah melakukan riset ke pasaram terkait kebutuhan apa saja yang dibutuhkan di pasaran. Sebagai produsen kita harus bisa mengimbangi antara kebutuhan konsumen dan juga kemampuan produksi dan juga distribusi perusahaan kita. Dengan begitu maka akan tercipta keseimbangan baik antara kebutuhan pasar dan juga kemampuan perusahaan.

Sedangkan inti utama dalam ruang lingkup ekonomi makro antara lain adalah untuk mempelajari dan menganalisa bagaimana peningkatan ekspor dan juga neto perusahaan. Karena dua hal tersebut memberi dampak pada neraca modal suatu negara, selain itu produk domestic bruto perusahaan juga dilihat karena bisa mempengaruhi tingkat pengangguran.

Baik antara tujuan dari penerapan ekonomi makro maupun ekonomi mikro keduanya sama – sama berkesinambungan untuk menciptakan lingkungan ekonomi yang sama – sama menguntungkan baik untuk perusahaan maupun untuk negara. Jadi tentunya penerapan dua kebijakan ini haruslah sesuai dengan peraturan dan tujuan ekonomi yang akan diraih.

Itulah beberapa pemahaman serta tujuan yang bisa kita ketahui dari adanya penerapan ruang lingkup ekonomo mikro dan makro. Jika anda tertarik untuk membaca berita seputar ekonomi dan bisnis lainnya maka anda bisa mengakses situs Fortune Indonesia : Berita Ekonomi dan Bisnis karena disana ada beragam berita tentang ekonomi dan bisnis lainnya.