Jenis Digital Nomad

Bagi anda yang senang bekerja tanpa perlu ke kantor, mampu menjadi anda adalah seorang digital nomad.

Istilah staycation, freelancer, startup, dan remote working tentunya udah tidak asing bagimu. Tapi, pernahkah anda mendengar arti digital nomad?

Sama seperti arti lainnya, digital nomad termasuk menjadi tren baru yang belakangan disukai oleh anak muda kerja online

Saat ini, sesuatu yang serba digital dan mampu ditunaikan bersama dengan fleksibel sebetulnya menjadi primadona banyak orang.

Khususnya sejak pandemi, banyak nampak tren baru yang berhubungan bersama dengan rekreasi dan pekerjaan. Bahkan, ada yang memadukan rencana rekreasi dan bekerja didalam satu tempat.

Sebagai contoh, staycation yang artinya berlibur atau rekreasi bersama dengan tinggal di penginapan didalam lebih dari satu sementara sambil bekerja atau kuliah.

Begitupun bersama dengan digital nomad, tren yang satu ini termasuk memadukan rencana liburan dan bekerja.

Perpaduan antara liburan dan bekerja menjadi tren baru yang tak cuma disukai anak muda, namun termasuk oleh semua kalangan usia.

Sebab, anda mampu bekerja tanpa mulai stress dan jenuh. Kamu mampu menyeimbangkan sementara untuk bekerja dan berlibur.

 

Lantas, apa itu tren digital nomad? Mengapa begitu digemari oleh milenial?

Pernahkah anda terpikirkan untuk bekerja berasal dari beraneka tempat secara berpindah-pindah?

Misalnya, minggu ini anda bekerja berasal dari hotel, minggu depan bekerja berasal dari kafe, selanjutnya bekerja berasal dari pantai.

Tentunya sistem kerja seperti ini sangat menarik lebih-lebih bagi anda yang hobi jalan-jalan.

Impianmu bekerja berasal dari banyak tempat mampu diwujudkan bersama dengan sistem kerja digital nomad.

Menurut Hubspot, digital nomad adalah pekerja jarak jauh yang umumnya melaksanakan perjalanan ke lokasi yang berbeda.

Biasanya, para pekerja ini mampu bekerja berasal dari kedai kopi, ruang kerja bersama dengan atau working space, hingga perpustakaan umum.

Mereka bekerja bersama dengan mengandalkan perangkat komputer dan jaringan internet.

Sementara itu menurut Investopedia, digital nomad adalah orang-orang yang bekerja secara independent di beraneka lokasi bersama dengan manfaatkan teknologi, dan menjalani tipe hidup nomaden.

Para pekerja ini bekerja berasal dari jarak jauh tanpa Kedatangan fisik di kantor.

Gaya kerja nomaden ini dimungkinkan bersama dengan ada bantuan teknologi, akses internet, perangkat komputer, dan voice-over-Internet Protocol (VoIP) untuk menghubungkan klien bersama dengan bisnis.

Dapat diartikan bahwa digital nomad adalah tipe bekerja berasal dari beraneka tempat yang tidak serupa secara independen.

 

Gaya kerja ini mengandalkan teknologi dan akses internet.

 

Digital Nomad VS Remote Working

Banyak yang mengira bahwa digital nomad mirip bersama dengan remote working atau WFH.

Padahal keduanya punyai lebih dari satu perbedaan, yaitu:

Sistem kerja remote working umumnya ditunaikan berasal dari rumah atau tempat tinggal utama. Sementara itu, tipe kerja nomaden ditunaikan berasal dari banyak tempat, seperti hotel, kedai kopi, perpustakaan, hingga tempat wisata.

Sistem kerja remote working punyai koneksi internet yang lebih stabil, sebab ditunaikan berasal dari tempat tinggal sendiri. Namun, tipe kerja nomaden seringkali terhalang koneksi internet situs freelance indonesia, tergantung terhadap suasana lokasi tempat bekerja.

Bekerja secara remote memungkinkanmu punyai zona sementara yang mirip bersama dengan mayoritas kawan kerja. Sebaliknya, bekerja secara nomaden sangat bisa saja punyai perbedaan waktu. Sebab, anda mampu bekerja berasal dari lokasi mana pun tanpa batasan jarak.

Jenis Digital Nomad

Setelah menyadari definisinya, ternyata digital nomad dibedakan kembali menjadi tiga jenis.

 

Apa saja jenisnya? Berikut penjelasannya.

1. Terus Berpindah

Jenis tipe kerja nomaden yang pertama ini dilakoni oleh orang-orang yang senang berpindah-pindah. Biasanya, mereka cuma bakal menetap maksimal sepanjang 3 bulan.

Kebanyakan pekerja nomaden ini adalah anak muda yang senang berpetualang dan idamkan datang ke tempat baru.

Selama tinggal di satu lokasi, style pekerja ini termasuk sangat bisa saja datang ke tempat paling dekat di sekitarnya.

Misalnya, anda mampu bekerja berasal dari Bogor dan mengunjung beraneka tempat menarik disana.

 

2. Menetap 3-6 Bulan

Tipe pekerja nomaden yang satu ini bakal menetap di satu lokasi sepanjang 3-6 bulan. Biasanya, mereka menetap sebab menemukan susuatu yang unik untuk dieksplor.

Misalnya, menemukan budaya baru atau energi tarik lokal lainnya.

Biasanya, style pekerja ini berawal berasal dari style yang pertama, yaitu konsisten berpindah. Hingga lantas menemukan satu lokasi yang menarik untuk dijelajahi lebih lama.

3. Memiliki Home Base

Ada lebih dari satu pekerja nomaden yang senang punyai tempat untuk pulang. Biasanya, style digital nomad ini bakal berpergian sesekali didalam jangka sementara 1 hingga 3 bulan.

Biasanya, mereka punyai home base yang tidak serupa bersama dengan tempat asalnya, seperti rumah saudara atau kerabat.

Apabila anda senang bekerja secara nomaden namun sesekali selamanya idamkan berada di rumah, maka anda termasuk style ini.

 

4. Menetap Beberapa Tahun

Jenis pekerja nomaden ini bakal tinggal sepanjang setahun atau lebih di satu tempat. Tipe ini adalah lanjutan berasal dari style pekerja yang menetap sepanjang 3-6 bulan.

Ketika menemukan sesuatu yang sangat unik, mereka mampu menetap hingga tahunan.

Bahkan, mampu menjadi pekerja ini udah jatuh cinta bersama dengan budaya dan masyarakat lokal tempatnya bekerja. Sehingga enggan untuk bergeser didalam jangka sementara lama.