Hipoxia: Akselerator Pertumbuhan Sel!

Bermacam model sel mampu tumbuh lebih baik bersama dengan konsentrasi oksigen yang minim. Konsentrasi oksigen yang lebih rendah beri tambahan simulasi lebih baik berasal dari keadaan fisiologis. Situasi ini, disebut bersama hipoxia yang mengacu terhadap konsentrasi oksigen di bawah nilai baku (Normoxia).

Hipoxia sebagai akselerator perkembangan

Budidaya in vitro berasal dari kultur sel mamalia didalam inkubator Co2 bertujuan untuk000 mensimulasikan situasi fisiologis sebenarnya. Hal ini sebab, inkubator bisa mengontrol empat faktor primer, yaitu suhu, osmolaritas, kosentrasi Co2, dan juga tekanan parsial oksigen.

Seperti lingkungan kerja, suplai oksigen yang sahih berperan sebagai kunci di dalam respon sel.  Hasil sebuah penelitian lebih dari satu year silam memperlihatkan, konsentrasi oksigen di dalam pelbagai tipe sel tubuh manusia terlampau bervariasi.

Apalagi, sering kali di bawah 21Prosen (Normoxia). Akhirnya, terhadap jaringan lemak miliki konsentrasi oksigen berkisar 10 – 15Persen tapi terhadap sumsum tulang persentase O2 ditemukan semata-mata berkisar 6 – 7Persen.

Istilah hipoxia bukan semata-mata mengacu terhadap penelitian berkaitan gangguan hipoxia (Mengacu didalam masalah luar biasa). Melainkan, hipoxia adalah budidaya sel didalam suasana jumlah oksigen yang minim.

Tempat pelaksanaan hipoxia lumayan luas, contoh primer berasal dari pelaksanaan ini ialah penelitian sel punca. Suasana hipoxia diakui ideal untuk penelitian kultur sel utama dan kultur embrio.

Bersama dengan demikian, diperlukan inkubator Co2 yang mampu mengatur suplai oksigen disesuaikan keperluan. Tak sekedar hipoxia, inkubator Co2 tadi sanggup digunakan untuk simulasi keadaan hiperoksia (21 sampai 90Prosen).

Layaknya diketahui, suasana hiperoksia terlampau ideal untuk penelitian jaringan sensitif, misalnya paru-paru dan retina. Takaran oksigen yang berkurang sampai taraf kontinu eksklusif secara terkendali adalah proses

Kadar oksigen yang berkurang sampai kontinu secara terkendali merupakan proses yang kompleks dan wajib diulang tiap ruangan uji terbuka. Maka dari itu, dibutuhkannya inkubator Co2 untuk menangani hal itu berjalan.

Pun, risiko ph media akan meningkat tiap ruang uji terbuka supaya sebabkan alkalosis terhadap kultur sel, yang diakibatkan penurunan Co2 secara drastis. Karena tersebut, inkubator yang baik menjamin sementara pemulihan Co2 bersama dengan cepat.

 

 

Baca juga : Mikroskop digital

Seri inkubator Binder CB Co2 untuk budidaya bersama dengan hipoksia

Keliru satu, seri inkubator Co2 yang tepat untuk budidaya sel bersama hipoxia, yaitu inkubator CB Co2 berasal dari Binder. Adapun, alasan primer untuk kenakan seri ini adalah sediakan keadaan perkembangan yang amat baik untuk kultur sel dan jaringan.

Kontrol konsentrasi oksigen terhadap seri ini bisa dijalankan secara tepat sampai 0.2Persen dan daur dekontaminasi udara panas 180°c yang dikendalikan oleh program. Di samping tersebut, seri Binder CB terhitung didalam rangkaian premium untuk semua pekerjaan inkubasi yang sensitif.