Cara Merawat dan Cek Kelayakan Fungsi APAR

Anda juga kudu tahu cara inspeksi APAR. Dengan, inspeksi APAR Anda akan tahu fungsi APAR masih baik atau tidak. Apalagi pemerintah melalui Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Nomor Per-04/men/1980 Tentang Syarat-syarat Pemasangan dan Pemeliharaan Alat Pemadam Api Ringan menganjurkan pemeriksaan APAR tiap 6 bulan sekali/ 1 tahun 2 kali. Lalu, apa yang kudu Anda menyimak untuk menjaga APAR bersama dengan baik? Cek di bawah ini:

Periksa tanggal kedaluwarsa APAR, jikalau telah expired segera isi ulang.
Cek tekanan APAR, pastikan tekanan tersedia terhadap 13-15 bar (standar).
Pastikan sarana didalam APAR tidak berkurang, jikalau kala ditimbang menyusut lebih dari 10%, maka segera refill APAR.

Periksa suasana tabung, jikalau tersedia kebocoran, penyok atau korosif segera jalankan hydrotest atau pengantian tabung.

Periksa juga komponen layaknya pressure gauge, tuas APAR, selang dan nozzle masih didalam suasana baik. Jika tersedia rusaknya atau komponen APAR yang hilang segera ubah bersama dengan komponen baru.

Pastikan jikalau menempatkan APAR sesuai standar yakni terhadap ketinggian minimal 15 cm dari atas lantai atau maximal 125 cm. Tempatkan terhadap tempat yang gampang dan tidak terhalang benda-benda lain. Jika dipasang di luar ruangan, pastikan manfaatkan box APAR untuk menjauhkan APAR dari paparan cuaca ekstrem.

Nah, untuk jalankan inspeksi APAR bersama dengan mudah, Anda dapat manfaatkan aplikasi cek APAR Firecek yang memakai Flow Meter Solar. Pengecekan dapat Anda jalankan cuma didalam genggaman saja, yakni melalui smartphone. Semua akan menjadi lebih gampang dan safe bersama dengan aplikasi Firecek!

 

Maksimalkan Fungsi APAR bersama dengan Cara Penggunaan yang Benar

Cara manfaatkan APAR terlampau mudah, Anda memadai mengikuti tehnik PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep). Namun, Anda juga kudu menyimak lebih dari satu perihal di bawah ini sebelum saat jalankan tehnik PASS.

Jangan mengangkat APAR bersama dengan menjinjingnya menuju titik api, sebab itu akan menyusahkan Anda dan APAR menjadi jadi berat. Selain itu, juga dapat membentur lutut, sehingga menggangu mobilitas Anda saat menuju titik api. Solusinya adalah mengangkat APAR bersama dengan cara memanggulnya.

Setelah mengangkat APAR menuju titik api, posisikan diri Anda 3-5 meter dari titik api. Hal ini mempunyai tujuan sehingga Anda tidak terkena kobaran api dan radiasi panasnya. Selain itu juga untuk meyakinkan sarana pemadam api masih didalam konsentrasi padat kala menyembur ke titik api.

Sebelum menyemprotkan APAR, menyimak juga arah angin. Jangan untuk menyemprot kan sarana melawan arah angin. Kenapa? Karena itu akan menghamburkan sarana yang nampak dari didalam tabung, sehingga fokus menjadi tidak terarah.

Nah, sesudah jalankan poin-poin di atas, sekarang Anda dapat menerapkan tehnik PASS:

Pull: Cabut pin terhadap APAR.
Aim: Arahkan ujung nozzle ke titik api.
Squeeze: Tekan tuas untuk mengeluarkan sarana APAR.
Sweep: Sapukan sarana pemadam api ke titik api dari kiri ke kanan atau sebaliknya.

Itulah pembahasan mengenai fungsi APAR, jenis-jenis, dan juga cara merawatnya. Dengan pemanfaatan APAR yang tepat, Anda dapat memadamkan api bersama dengan cepat dan tuntas.

Belum mempunyai APAR sebagai proteksi kebakaran? Tenang, Anda dapat membelinya di Bromindo, distributor APAR terpercaya di Indonesia. Kami sediakan bermacam macam produk proteksi kebakaran terbaik, bergaransi, dan harga bersahabat.