Bagaimana mengatasi bahaya penggunaan headset?

Anda dapat menghindari bahaya headset dengan mengambil langkah-langkah sederhana, seperti mengubah kebiasaan. Berikut penjelasannya:

1. Atur volume dan durasi

WHO menyebutkan ada dua cara untuk mengurangi bahaya gangguan pendengaran saat menggunakan headset, yaitu: Kurangi berapa lama Anda mendengarkan musik menggunakan headset, kurangi volume saat mendengarkan musik dengan headset.

Sesuaikan volume headset Anda agar tidak lebih keras dari 70%. Selain itu, Anda dapat melakukan aturan 60/60. Ini berarti Anda mendengarkan 60% volume selama 60 menit, lalu berhenti sebentar selama 30 menit atau lebih untuk memulihkan telinga dan pendengaran Anda.

Anda butuh alat bantu dengar? yuk bisa kunjungi link tersebut.

2. Pilih headset daripada earbuds

Earbud dapat menghasilkan volume hingga 9 desibel lebih keras dari headset. Ini akan mengurangi waktu mendengarkan yang aman dari dua jam menjadi 15 menit.

3. Pilih headset yang dapat menyaring kebisingan

Pilih headset yang dapat menyaring kebisingan lingkungan. Ini penting jika Anda senang mendengarkan musik di lingkungan yang ramai, seperti jalan raya. Alasannya adalah Anda bisa menaikkan volume lebih cepat tanpa Anda sadari bisa terdengar lebih jelas.

4. Bersihkan headset secara berkala

Pastikan untuk membersihkan headset seminggu sekali, sebaiknya setelah berkeringat atau penggunaan lainnya. Gunakan bola kapas berendam alkohol, lalu seka kotoran yang tersisa.

5. Kenakan headset dalam posisi yang tepat

Pastikan headset Anda memadai, kencang dan tidak terlalu kencang. Jika telinga Anda terasa tidak nyaman atau perih, artinya headset Anda tidak pada posisi yang benar. Segera lepaskan atau gunakan berbagai jenis headset.

6. Jangan gunakan headset di tempat yang bising

Jangan gunakan headset saat berjalan kaki, bersepeda, atau mengemudi jika Anda tidak ingin berada dalam bahaya. Namun, jika memang ingin, Anda hanya dapat menggunakan headset di satu telinga. Sebagai alternatif, Anda dapat menggunakan headset konduksi tulang yang ditempatkan di belakang telinga. Dengan alat ini, Anda dapat mendengarkan musik dan tetap memperhatikan lingkungan sekitar.

4 Tips Merawat Telinga untuk Anda yang Sering Memakai Headset

Tanpa sepengetahuan Anda, headset adalah rumah bagi ratusan ribu bakteri. Saat Anda menggunakan headset, bakteri yang terinfeksi dapat berpindah ke telinga Anda dan menyebabkan infeksi. Infeksi yang berkepanjangan dapat menimbulkan komplikasi berupa kerusakan telinga permanen.

Untuk mencegahnya, Anda perlu mengetahui cara yang benar untuk menjaga dan menjaga kesehatan telinga saat sering menggunakan headset. Berikut beberapa tips untuk Anda:

1. Membersihkan telinga secara rutin

Headset dapat mencegah pembuangan kotoran telinga. Lambat laun, kotoran telinga bisa tumbuh dan menjadi pemicu infeksi. Inilah kenapa orang sering menggunakan headset kuping telinga secara rutin. Bersihkan telinga luar dengan kapas atau kain lembab. Jangan menempelkan kapas ke telinga, karena dapat membuat kotoran lebih dalam. Untuk menghilangkan kotoran, gunakan tetes atau baby oil terlebih dahulu agar kotoran lebih lembut.

2. Jangan berlebihan menggunakan headset

Penggunaan headset dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko infeksi telinga. Sementara itu, mengatur volume headset terlalu keras dapat merusaknya secara permanen. Orang yang sering menggunakan headset seringkali lupa untuk membatasi penggunaannya, padahal ini cara merawat telinga yang tidak kalah pentingnya dengan membersihkan telinga.

3. Membersihkan headset seminggu sekali

Anda tidak hanya merawat telinga Anda, tetapi Anda juga harus membersihkan headset yang Anda gunakan. Ini untuk mencegah bakteri berkembang di headset.

4. Menjauhkan headset dari paparan kuman

Tanpa disadari, Anda mungkin harus memberikan headset kepada orang lain atau memasang headset di suatu tempat. Untuk menjaga dan menjaga kesehatan telinga, Anda yang sering memakai headset sebaiknya menjauhi kebiasaan ini. Kebiasaan bisa membuat bakteri lebih mudah berpindah dari telinga, headset, dan lingkungan ke telinga orang lain. Jaksa Agung bisa, menjaga headset tetap bersih dan tidak menggunakan orang lain.

Bagi pengguna headset, menjaga kesehatan telinga tidak hanya sekedar membersihkan telinga dari kotoran telinga. Anda juga perlu mengetahui batasan penggunaan headset, cara membersihkan headset, dan melindunginya dari kuman.

Headset membantu Anda menikmati musik, video, dan video game tanpa mengganggu orang lain. Namun, perangkat tersebut juga memiliki risiko tersendiri bagi kesehatan. Gunakan headset dengan bijak untuk menghindari risiko ini.